<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
    <channel>
        <atom:link href="https://radioemdi.yolasite.com/kuliner.rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
        <title>kuliner</title>
        <description>kuliner</description>
        <link>https://radioemdi.yolasite.com/kuliner.php</link>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 02:41:25 +0100</lastBuildDate>
        <generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
        <item>
            <title>Minuman Wedang Pokak</title>
            <link>https://radioemdi.yolasite.com/kuliner/minuman-wedang-pokak</link>
            <description>&lt;b style=&quot;font-size: 21px;&quot;&gt;&lt;a class=&quot;&quot; href=&quot;http://klinikumkm.blogspot.com/2010/04/tak-hanya-nyaman-di-tenggorokanminuman.html&quot;&gt;Wedang Pokak/Minuman Pokak&lt;/a&gt;&amp;nbsp;
&lt;/b&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tak hanya nyaman di tenggorokan, 
minuman yang berbahan alami dari daun serei dan cengkih ini akan membuat
 badan terasa lebih hangat.Wedang Pokak, penampilannya cukup sederhana. 
Mirip seduhan wedang jahe pada umumnya. Dari aromanya, kita akan 
langsung tertarik dengan dedaunan rempah alami yang terkandung di dalam 
minuman ini.&lt;br&gt;&lt;p&gt;&lt;a class=&quot;&quot; href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_QJ3n5h6pg_o/TBCVex4a1VI/AAAAAAAAAJs/9Dp5F3Fc0ME/s1600/1.jpg&quot;&gt;&lt;img class=&quot;yui-img&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5481045102528484690&quot; style=&quot;margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 173px;&quot; src=&quot;http://4.bp.blogspot.com/_QJ3n5h6pg_o/TBCVex4a1VI/AAAAAAAAAJs/9Dp5F3Fc0ME/s400/1.jpg&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;
&lt;br&gt;Warna air pada minuman identik cokelat cerah, yang 
berasal dari air seduhan gula batu. Sedangkan bau harum muncul dari 
aroma daun pandan. Rasa hangat dan pedas berasal dari campuran daun 
serei dan serutan kayu cengkih, yang diolah menjadi satu dalam air yang 
mendidih.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manfaat racikan berbagai rempah inilah, yang membuat wedang pokak ini bisa dianggap ampuh berkhasiat menjaga kesehatan&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span class=&quot;fullpost&quot;&gt;&lt;br&gt;tubuh.
 Terutama bagi kita yang berada di cuaca dingin, atau bahkan bisa juga 
menikmati wedang ini setelah lelah berolah raga atau setelah lelah 
beraktivitas seharia&lt;br&gt;Wedang pokak ini banyak ditemui di Kabupaten 
Probolinggo terutama didaerah Sukapura dan Leces, adalah ibu Sukesi si 
pembuat ide wedang pokak asal Sukapura, usaha yang dirintis sejak lima 
tahun mampu menyesejahterakan masyarakat sekitarnya&lt;br&gt;Ibu Sukesi tidak 
hanya memproduksi minuman pokak, tapi sekaligus memasarkan ke berbagai 
daerah sekaligus mempromosikan wedang asli sukapura&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;

&lt;pre&gt;Bahan a):&lt;br&gt;&lt;br&gt;- 10 sdm gula putih&lt;br&gt;- 400 ml air&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bahan b):&lt;br&gt;&lt;br&gt;- 1 buah serai (diiris-iris)&lt;br&gt;- 2 lembar daun pandan (diiris-iris)&lt;br&gt;- 3 butir cengkih&lt;br&gt;- 1 buah pekak (daun lawang?)&lt;br&gt;- 2 ruas jahe (diiris-iris)(boleh bubuk)&lt;br&gt;- 1/2 sdt merica bubuk&lt;br&gt;- 1 ruas kayu manis&lt;br&gt;&lt;br&gt;Cara I&lt;br&gt;- Semua bahan b) dimasukkan kedalam air dan rebus sampai mendidih.&lt;br&gt;- Tunggu kira2 5 menit sambil diaduk.&lt;br&gt;- Angkat dan saring .&lt;br&gt;&lt;br&gt;Cara II&lt;br&gt;- semua bahan b) dikeringkan lebih dulu lalu dihaluskan.&lt;br&gt;- MAsukkan ke dalam air, gula, dan bahan b) yang dihaluskan tadi dan &lt;br&gt;rebus sampai mendidih.&lt;br&gt;- Tunggu bebrapa menit sambil diaduk&lt;br&gt;- Angkat dan saring&lt;/pre&gt;</description>
            <pubDate>Thu, 23 Jun 2011 00:35:40 +0100</pubDate>
        </item>
        <item>
            <title>Kuliner</title>
            <link>https://radioemdi.yolasite.com/kuliner/kuliner</link>
            <description></description>
            <pubDate>Sun, 19 Jun 2011 15:23:33 +0100</pubDate>
        </item>
    </channel>
</rss>
